Rabu, 22 November 2017 

Pemerintah Kota Tomohon

lambang_kota_tomohondanau-linow-1

 

 

 

 

 

 

 

 

Kota Tomohon adalah salah satu kota di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Sebelum tahun 2003 merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Minahasa. Dalam perkembangannya, Tomohon mengalami banyak sekali kemajuan, sehingga ada aspirasi dari warganya untuk meningkatkan status Tomohon menjadi sebuah kota. Tomohon menjadi daerah otonom (kota) dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon di Provinsi Sulawesi Utara oleh DPR RI, namun peresmiannya baru pada tanggal 4 Agustus 2003.

   *Pemerintahan kota Tomohon dipimpin oleh:

  • Walikota          : Jimmy F Eman SE Ak
  • Wakil Walikota : Syerly Adelyn Sompotan

   *Sejarah Singkat

sejak dahulu Tomohon telah dituliskan dalam beberapa catatan sejarah. Salah satunya terdapat dalam karya etnografis Pendeta N. Graafland yang ketika pada tanggal 14 Januari 1864 di atas kapal Queen Elisabeth, ia menuliskan tentang suatu negeri yang bernama Tomohon yang dikunjunginya pada sekitar tahun 1850. Kota Tomohon diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Harry Sabarno atas nama Presiden Republik Indonesia pada tanggal 4 Agustus 2003.

   *Geografis

Berdasarkan data yang didapat dari badan pusat statistik, Kota Tomohon memiliki luas 147, 21 km2  dan terletak pada 01º 18′ 51″ Lintang Utara dan 124º 49′ 40″ bujur timur dan berbatasan dengan:

  • Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Minahasa
  • Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Minahasa
  • Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Minahasa
  • Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Minahasa

Kota Tomohon terletak di ketinggian kira-kira 700-800 meter dari permukaan laut (dpl), diapit oleh dua gunung berapi aktif, yaitu Gunung Lokon (1.689 m) dan Gunung Mahawu (1.311 m). Suhu di Kota Tomohon pada waktu siang mampu mencapai 30 derajat Celsius dan 23-24 derajat Celsius pada malam hari.

   *Kecamatan

Saat ini Kota Tomohon terdiri dari:

  • 5 Kecamatan
  • 35 Kelurahan

   *Agama & Bahasa

-Mayoritas masyarakat Kota Tomohon memeluk agama Kristen dan menjadi pusat penyebaran agama Kristen Protestan di Minahasa. Kantor Pusat Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) yang adalah gerja terbesar yang ada di Sulawesi Utara, berlokasi di kota ini. Demikian juga dengan Gereja Katolik Roma yang memiliki banyak pemeluk dengan sejarah yang panjang di Tomohon. Kantor Konferensi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh wilayah Tomohon dan Minahasa Selatan berpusat di Tomohon. Di Tomohon juga terdapat pemeluk agama Buddha yang memiliki vihara di Kelurahan Kakaskasen III. Sebagian besar masyarakat Tomohon yang beragama Islam menetap di kelurahan Kampung Jawa.

-Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Kota Tomohon selain menggunakan Bahasa Manado dan Bahasa Indonesia, sebagai bahasa percakapan juga menggunakan bahasa Minahasa. Seperti diketahui di Minahasa terdiri dari delapan macam jenis bahasa daerah yang dipergunakan oleh delapan etnis yang ada, seperti Tountemboan, Toulour, Tombulu dan lain-lain. Bahasa daerah yang paling sering digunakan di Kota Tomohon adalah bahasa Tombulu karena memang wilayah Tomohon termasuk dalam etnis Tombulu.

Selain bahasa percakapan di atas, ternyata ada juga masyarakat di Minahasa dan Kota Tomohon khususnya para orang tua yang menguasai Bahasa Belanda karena pengaruh jajahan dari Belanda serta sekolah-sekolah zaman dahulu yang menggunakan Bahasa Belanda. Saat ini semakin hari masyarakat yang menguasai dan menggunakan Bahasa Belanda tersebut semakin berkurang seiring dengan berkurangnya masyarakat berusia lanjut.

   *Seni & Budaya

  • Tarian :
    • Tari Kabasaran (Tari Perang)
    • Tari Katrili
    • Tari Maengket
    • Tari Pisok
  • Musik :
    • Musik Kolintang
    • Musik Bambu

   *Perekonomian

Dulu Tomohon dikenal sebagai pusat produsen sayur-sayuran, kini predikat itu telah beralih ke Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan. Tomohon kini dikenal sebagai produsen bunga (kembang) di Provinsi Sulawesi Utara. Tidak hanya itu, letaknya yang diapit oleh tiga gunung aktif, yaitu: Lokon, Mahawu dan Masarang menjadikan wilayah ini sebagai daerah yang subur dan sebagai daerah wisata karena hawanya yang sejuk. Pasar Tomohon dulunya adalah pasar tradisional terbesar di Minahasa. Di mana dijual berbagai macam jenis daging antara lain: daging sapi, babi, anjing, tikus pohon, kelelawar dan ayam. Daging yang dijual sangat segar, karena baru di sembelih di rumah potong hewan di pasar itu. Selain itu, pasar Tomohon juga menjual berbagai jenis ikan laut dan ikan air tawar. Karena Pasar Tomohon lebih lengkap, sehingga banyak pedagang lain yang malah khusus datang berbelanja di Pasar Tomohon dalam jumlah besar.

*Pariwisata

  • Gunung Lokon
  • Gunung Mahawu
  • Danau Linow
  • Air Terjun ”Tumimperas” Pinaras
  • Perkampungan Bunga
  • Hutan Wisata Lahendong
  • Air Terjun Tapahan Telu Tinoor
  • Bukit Inspirasi Tomohon
  • Anyaman Bambu di Kinilow
  • Gereja Sion
  • Pasar Tradisional
  • Tomohon Eko Wisata di Desa Rurukan
  • Jalan Salib
  • Rumah Panggung Kayu
  • Bukit Temboan
  • Waruga
  • Pagoda Ekayana
  • Tomohon Flower Festival